Minggu, 19 Juni 2016

Andai aku dapat memilihKehidupan bak angin berhembus mengikuti hukum Alam,tak terlihat namun dapat dirasakan,tak dipedulikan namun dibutuhkan, terkadang tiada arah ia berada,berbisik diantara ranting dan pepohonan,membentur bebatuan yang kokoh berdiri tegak tak tergoyahkan menghantar tujuan para nahkoda yang tengah berlayan menghempas pecahan ombak.Selayak itulah diri hamba, Seruan Budak awak lelaki,tertunduk dian renungkan Nasip...dapatkah Waktu diundur kembali ..?agar sekejap melangkahi masa yang sukar nan dipenuhi tangis dan kesunyian,andaikah ada walau hanya sehembusan nafas aku dapat menentukan Pilihan.adakah kesempurnaan hidup jika tampa tujuan..?selain bertaruh nasip ditengah kesukaran...gemerlap pesona dunia terasa hampa,yang hanya menjadi milik kaum beruntung.Aku ada namun tak terhitung,aku merintih namun terabaikan...siapa peduli dengan diriku ...!memalingkan pandangan tampa bertanya.mereka yang ku anggap ada namun pergi tampa jejak apaun...sunggh aku ada tampa suatu kesempatan untuk dapat memilih menapaki hidup yang lebih sempurna...dapat kha hadir satu kesempatan bagi diriku untuk memilih nasip baik mengubah diriku...Hanya sang Khaliklah yang tau siapa,dimana,kemana,dan bagaimana itu akan berakhin, semua derita dan tangis ini mendewasakan diriku agar tidak salah untuk memili.....Trs T%